Jl. Lintas Sumatera, Seputih Jaya, Lampung Tengah

  • 0800 1503363
  • info@rshb-lampung.co.id

Artikel Berita & Kegiatan

Waspada! Diabetes Bisa Merusak Retina dan Sebabkan Kebutaan
Deteksi Dini Retinopati Diabetik

Mengapa Diabetes Bisa Menyebabkan Kebutaan?

dr. M. Yusran, M.Sc, Sp. M (Vitreo Retina) Dokter Spesialis Mata Konsultan Vitreo Retina RS Harapan Bunda Lampung Tengah mengatakan “Diabetes atau kencing manis menyebabkan kadar gula darah tinggi yang merusak pembuluh darah kecil di seluruh tubuh, termasuk di retina. Retina memiliki banyak pembuluh darah kecil yang rapuh. Saat kadar gula darah tinggi, pembuluh darah tersebut bisa bocor, pecah, atau bahkan tersumbat.”

Akibatnya:

  • Terjadi perdarahan di dalam mata (ke rongga vitreous).
  • Timbul penumpukan lemak di retina.
  • Retina bisa lepas akibat tarikan jaringan parut.
  • Terjadi glaukoma sekunder karena tekanan bola mata meningkat.

Semua kondisi tersebut dapat berujung pada kebutaan permanen jika tidak segera ditangani.

Pentingnya Deteksi Dini

Banyak pasien baru menyadari ada masalah ketika penglihatannya sudah kabur atau hilang. Padahal, retinopati diabetik awalnya sering tidak bergejala. Kerusakan biasanya dimulai di pinggir retina, sehingga tidak langsung memengaruhi penglihatan pusat. Karena itu, setiap orang yang didiagnosis diabetes disarankan untuk segera memeriksakan mata meskipun belum ada keluhan pada mata.

Bagaimana Penanganannya?

Sebelum melakukan Tindakan, pasien akan dilakukan pemeriksaan menggunakan OCT (Optical Coherence Tomography) Alat scan yang dapat melihat lapisan retina secara detail untuk mendeteksi kebocoran atau pembengkakan.

Penanganan retinopati diabetik di RS Harapan Bunda, dilakukan secara menyeluruh:

  1. Kontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol.

Dokter spesialis mata akan berkolaborasi dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk mengontrol gula darah, tekanan darah, dan kolesterol pasien.

  1. Laser retina (laser fotokoagulasi)

Digunakan untuk menghentikan atau mencegah perdarahan lebih lanjut. Prosedur ini singkat, sekitar 10 menit, dan tidak memerlukan rawat inap.



Seberapa Sering Harus Periksa Mata?

Semakin dini kelainan terdeteksi, semakin mudah pengobatan dilakukan, dan semakin besar peluang untuk mencegah kebutaan. Jangan tunggu sampai ada keluhan kabur baru periksa mata. Segera lakukan pemeriksaan retina begitu didiagnosis diabetes dan kontrol rutin sesuai anjuran dokter. “Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Deteksi dini adalah kunci untuk mencegah kebutaan akibat diabetes,” pesan dr. M. Yusran, M.Sc, Sp. M (Vitreo Retina)


Lengkapi kebutuhan kesehatan Anda dengan layanan dokter terbaik kami.

dr. M. Yusran, M.Sc, Sp.M (Vitreo Retina) Dokter Spesialis Mata Konsultan Vitreo Retina

Selasa  13.00 – 15.00 WIB

Jumat  13.00 – 15.00 WIB (Khusus Tindakan)

Sabtu   10.00 – 13.00 WIB

 


Informasi selengkapnya mengenai RS Harapan Bunda, Anda dapat menghubungi :



Call Center                              : 08001503363
Whatsapp                                : 085381338887
Telegram                                  : 
@rshblampung_bot
Facebook Messenger       : 
@rshblamteng
Chat Web                                : rshb-lampung.co.id

Booking Online                    : Aplikasi Harbun-Q

 

Mengenal Ulkus Mata

Ulkus mata adalah luka yang terjadi pada permukaan kornea, yaitu lapisan bening di bagian depan bola mata. Meskipun tampak sepele, kondisi ini tergolong serius karena bila tidak segera ditangani dapat menyebabkan gangguan penglihatan permanen bahkan kebutaan.

Baca
Sakit Perut Sebelah Kanan?

Pernahkah Anda atau orang terdekat mengalami nyeri hebat di perut kanan bawah? Hati-hati, kondisi ini bisa jadi merupakan tanda dari penyakit radang usus buntu, yang dalam istilah medis dikenal sebagai apendisitis

Baca
Menyiasati Minum Obat saat puasa

Puasa di bulan Ramadan wajib bagi umat muslim. Namun, ada yang harus diperhatikan bagi mereka yang perlu minum obat secara rutin. Rutinitas minum obat tersebut dapat disiasati agar tetap bisa menjalankan puasa dengan tenang.

Baca
Waspada Kegawatdaruratan pada Anak

Kegawatdaruratan adalah kondisi yang mengancam nyawa anak. Penting bagi orang tua untuk memahami dan mengenali kondisi ini agar bisa cepat menentukan Tindakan Apakah anak harus segera dibawa ke IGD, Apakah cukup ke poliklinik, Atau dapat ditangani sendiri di rumah. Karena sejatinya, orang tua adalah “dokter pertama” di rumah, yang paling awal mengetahui ada yang tidak beres pada anak.

Baca
Tertelan Duri Ikan?

Tertelan duri ikan atau yang sering disebut “ketulangan” adalah salah satu kasus yang cukup sering ditemui di praktek dokter THT, baik di IGD maupun poliklinik. Meski terlihat sepele, kondisi ini bisa menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan benar. Yuk, kita bahas lebih lengkap.

Baca
Rehabilitasi Pasca Stroke

Stroke bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik pasien, tetapi juga memengaruhi kualitas hidup dan kondisi keluarga pasien. Meskipun fase kritis stroke telah berlalu, banyak pasien yang tetap mengalami kesulitan untuk berjalan, makan, atau bergerak, terutama jika pasien adalah tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, rehabilitasi medik menjadi langkah penting untuk membantu pasien mengembalikan fungsi tubuhnya.

Baca